RSS

Terjadinya Gempa Bumi

21 Mei

Akhir-akhir ini sering terjadi gempa di sebagian wilayah Indonesia dan juga sering trjadi di beberapa negara-negara lainnya. Gempa yang sering terjadi dan dapat menimbulkan kerusakan besar adalah karena adanya pergerakan dari lempeng-lempeng bumi.

Penyebab gempa bumi dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :

1.      Gempa Tektonik
Gempa ini terjadi karena adanya gesekan lempeng tektonik secara mendadak. Lempeng tektonik terbentuk oleh kerak bumi, kerak samudra dan juga bebatuan. Lempeng-lempeng tektonik ini terdapat di lapisan teratas bumi yaitu litosfer. Lempeng-lempeng iniyang membentuk benua. Gunung, palung dan pulau. Lempeng-lempeng tektonik dapat bergerak karena lapisan terbawah dari litosfer merupakan bebatuan yang jauh lebih panas di banding dengan bebatuan pada lapisan litosfer dan lapisan ini disebut mantel, lapisan ini tidak kaku juga mengalirkan panas secara konveksi tidak seperti lapisan litosfer yang kondisinya padat dan kaku sehingga disaat lapisan mantel ini mengalir maka lapisan litosfer pun ikut bergerak satu sama lain.

Lempeng tektonik utama di dunia terdapat 7 lempeng yaitu :

  • Lempeng Afrika meliputi Afrika
  • Lempeng antarktika meliputi antarktika
  • Lempeng Australia meliputi Australia (tergabung dengan lempeng India antara 50-55 juta tahun yang lalu)
  • Lempeng Eurasia meliputi Asia dan Eropa
  • Lempeng Amerika Utara meliputi Amerika Utara dan Siberia Timur Laut
  • Lempeng Amerika Selatan meliputi Amerika Selatan
  • Lempeng Pasifik Meliputi Samudra Pasifik

Sedangkan lempeng-lempeng lainnya yang lebih kecil meliputi Lempeng India, Lempeng Arabia, Lempeng Karabia, Lempeng Juan de Fuca, Lempeng Cocos, Lempeng Nazca, Lempeng Philipina dan Lempeng Scoha.

Nah lempeng-lempeng inilah yang dapat menebabkan gempa tektonik. Gempa yang dihasilkan bisa kecil, sedang, besar dan sangat besar. Aceh, jepang dan gempa-gempa dasyat lainnya adalah contoh dari gempa tekonik yang sangat besar.

Gempa ini dapat disertai oleh tsunami apabila gempa tersebut berasa di tengah laut dan dangkal sekitar kedalaman 0-30 km, serta gempa yang berpola sesar naik atau sesar turun.

2.      Gempa Vulkanik
Gempa ini terjadi karena adanya aktivitas magma pada gunung berapi dan gempa ini biasanya terjadi sebelum gunung berapi meletus. Gempa vulkanik ini hanya di rasakan di sekitar gunung berapi yang hendak meletus saja.

3.      Gempa Reruntuhan
Gempa ini terjadi akibat runtuhnya atap goa. Gempa ini terjadi hanya di sekitar runtuhan itu terjadi.

Menurut seorang ahli geologi, Bill McGuire dari Hazard Research Center di University College London, bahwa gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami dan tanah longsor adalah bencana alam yang terjadi karena perubahan iklim. Penyebabnya karena lapisan es di daerah kutub yang mencair. Lapisan es ini dapat menekan kerak bumi yang berasa dibawahnya, jadi apabila lapisan ini mencair maka kerak bumi akan mencari keseimbangan baru sehingga memicu pergeseran dari lapisan litosfer. Selain lapisan es yang mencair juga disebabkan oleh air laut yang memuai karena panas, kedua hal ini yang menyebabkan tertekannya kerak bumi dibawahnya dan juga menekan magma sehingga keluar dan menyebabkan meletusnya gunung berapi.

Hal-hal yang harus dilakukan apabila gempa bumi terjadi adalah :

  1. Jangan panik. Berlindunglah pada tempat yang memang sekiranya aman.
  2. Jangan berdiri didekat kaca karena apabila kaca tersebut pecah akan mengenai diri kita sendiri.
  3. Jangan berdiri didekat rak-rak yang berat.
  4. Berlingdunglah dibawah meja, kursi atau tempat tidur yang kokoh.
  5. Apabila sedang berada di rumah, lindungi kepala dengan menggunakan bantal supaya terlindungi dari reruntuhan bangunan.
  6. Apabila berada di dalam gedung tinggi, bergegaslah menuju ke lantai bawah dengan menggunakan tangga darurat dengan tertib untuk menghindari kecelakaan yang tidak di inginkan.
  7. Bila berada di luar ruangan, carilah tanah lapang, apabila tidak ada jauhi pohon, tiang listrik, gedung atau benda-benda yang sekiranya roboh akan mengenai kita.

——————————————————————————————————————————–

Referensi

  1. Kompasiana
  2. Wikipedia
About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Mei 2011 in Knowledge

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: